The Meg: Menegangkan yang Menyenangkan
Friday, 10 August 2018
The Meg: Menegangkan yang Menyenangkan

Bagi sutradara Jon Turteltaub (film-film “National Treasure”), karya terbarunya "The Meg" memiliki misi sederhana. "Tujuannya memberikan ketegangan sekaligus kesenangan, tetapi juga kami ingin menggelitik imajinasi orang. Seperti tergambar dalam film, masih ada area di laut yang belum pernah tersentuh manusia, yang tak bisa kita capai, dan sesuatu yang menakutkan bisa jadi hidup di bawah sana, " kata Turteltaub. 

Keinginan tersebut pada umumnya terpenuhi. "The Meg" menyajikan visual meyakinkan tentang hiu raksasa, yang sebelumnya hidup di dasar lautan, namun terpancing untuk muncul ke permukaan, dan siap mencabik-cabik semua mangsanya termasuk manusia. 

Meski sepanjang penonton diajak waspada dan bersiap-siap kaget sepanjang "The Meg", namun dialog-dialog dan aksi aktor laga Jason Statham, membuatnya enak ditonton sampai akhir.

Sci-fi action thriller "The Meg" menampilkan Statham (“Spy,” “The Fate of the Furious,” film-film “The Expendables”) bukan sebagai pembunuh bayaran atau agen mata-mata, tetapi menjadi penyelam laut dalam bernama Jonas Taylor. 

Jonas diminta membantu evakuasi kapal selam di kedalaman lebih dari 10 ribu meter di bawah permukaan laut. Sebagai bagian dari program penelitian, kapal itu terjebak di dasar Samudera Pasifik, setelah diserang hiu megalodon. Makhluk prasejarah itu memiliki panjang lebih dari 20 meter, atau 4 kali lebih besar daripada hiu putih. Disangka telah punah 2 juta tahun lalu, the meg ternyata masih hidup, bahkan bisa unjuk gigi. 

Dengan awaknya terperangkap dalam kapal, Jason dipanggil ahli kelautan Dr. Zhang, untuk membantu Suyin (Li Bingbing "Transformer: Age of Extinction," "Forbidden Kingdom," "The Message"), putri Dr. Zhang yang berpikir bisa menyelamatkan krunya sendiri. 

Padahal beberapa tahun sebelumnya, Jonas mengaku pernah mengaku melihat megalodon atau the meg, namun tak satu pun orang percaya. Kini, bersama tim dan alat-alat canggihnya, Jonas harus melawan ketakutannya, mengambil resiko, untuk sekali laginya menghadapi predator paling berbahaya di bawah laut. 

Mereka menggunakan segala cara untuk menaklukan megalodon. Masalahnya, manusia melawan Meg bukanlah pertarungan, tetapi pembantaian. Man versus Meg isn’t a fight. It’s a slaughter. 

Hasilnya, adaptasi dari buku "Meg: A Novel of Deep Terror" dari Steve Alten ini, bisa menjadi hiburan yang berimbang. Elemen ketegangan, kengerian penuh darah, dan keseruan perburuan Meg terhadap manusia, diimbangi dengan alur yang sederhana dan dialog ringan, mampu menjadikan "The Meg" sebagai film hiu yang menyenangkan.

Genre: Action, thriller
Sutradara: Jon Turteltaub
Pemeran: Jason Statham, Li Bingbing, Ruby Rose (John Wick: Chapter 2), Rainn Wilson (The Office TV series)
Distributor: Warner Bros. Pictures
Durasi: Hampir 2 jam
Format: 2D, 2D IMAX 
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 8 Agustus 2018

(MAR)