Soal Cawapres Jokowi, Mahfud MD Diminta Jahit Baju untuk Konvoi
Thursday, 09 August 2018
Soal Cawapres Jokowi, Mahfud MD Diminta Jahit Baju untuk Konvoi

JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan semalam dirinya diberitahu oleh Mensesneg Pratikno agar mempersiapkan diri dalam menghadapi Pilpres 2019 bersama Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan Mahfud saat ditanya wartawan, Kamis (9/7/2018)

 

Berikut petikan wawancara Mahfud MD dengan wartawan yang dilansir dari BBC.com:

Menurut saya ini panggilan sejarah karena seperti Anda tahu, pergulatan politik agak panjang dan agak kritis akhir-akhir ini. Tetapi pada akhirnya keputusan dengan sangat mudah dan smooth (lancar) jatuh kepada saya, saya anggap ini panggilan sejarah.

 

Soal pikiran saya dan Pak Jokowi dalam menata Indonesia, saya kira sudah interaksi cukup lama, karena saya sering diajak diskusi, sering bertemu, tetapi memang tidak pernah membicarakan soal pilpres.

 

 

Persiapan apa saja yang sudah (Anda) lakukan menjelang Pilpres 2019?

 

Belum ini kan baru deklarasi. Kalau Pilpresnya nanti sajalah.

 

..... (Tidak terdengar jelas) Saat Pak Mahfud menjadi cawapres?

Pak Praktikno (Mensesneg), tadi malam memberitahu saya agar saya standby dan tadi kemudian dipanggil untuk menyerahkan CV oleh pak Pramono Anung sekaligus menjahit baju untuk konvoi.

Kalau dukungan dari NU bagaimana?

Saya kira dukungan NU, kalau sudah begini, sudah bulat. Sebelumnya biasa sih terjadi macam-macam. Tapi kalau sudah selesai, biasanya NU itu menyatu. Alhamdulillah.

Secara pribadi sudah ketemu dengan partai pendukung?

Enggak. Itu urusan Presiden. Kalau saya ketemu nanti kan keliru juga.

Sejauh ini bagaimana komunikasi dengan Pak Jokowi?

Saya lancar komunikasi, tapi tak bicara soal pilpres.

 

(aky)