Suku Bunga Acuan Effect Bawa Rupiah Menguat ke Rp13.957/USD
Thursday, 31 May 2018
Suku Bunga Acuan Effect Bawa Rupiah Menguat ke Rp13.957/USD

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat dan meninggalkan level Rp14.000-an per USD pasca-kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (31/5/2018) pukul 08.53 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 36 poin atau 0,26% ke level Rp13.957 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.025-Rp14.029 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 35 poin atau 0,25% menjadi Rp13.950 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp13.938 per USD hingga Rp13.985 per USD.

Untuk diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Tambahan Bank Indonesia (BI) pada 30 Mei 2018 memutuskan untuk menaikkan 25 basis points (bps) 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7-Day RR Rate). Suku bunga acuan kini berada di level 4,75% dari 4,50%.

Dengan demikian, selama bulan Mei terjadi kenaikan sebanyak 50 bps. RDG Tambahan ini juga menjadi yang pertama dipimpin Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI. Adapun suku bunga Deposit Facility (DF) tetap pada level 4,00% dan Lending Facility (LF) pada level 5,50%, berlaku efektif sejak 31 Mei 2018.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 30 Mei 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate di level 4,75%" ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Kantor Pusat BI, Jakarta kemarin.

 

(dni)