Keren! Parfi Angkat Pariwisata Jambi Lewat Film Dokumenter
Monday, 16 April 2018
Keren! Parfi Angkat Pariwisata Jambi Lewat Film Dokumenter

JAMBI – Destinasi wisata di Jambi dapat dipastikan bakal menghiasi layar kaca, setelah Persatuan Film Indonensia (Parfi) berjanji akan memanfaatkan lokasi-lokasi wisata di daerah tersebut sebagai objek film dokumenter.

"Di wilayah kita banyak sekali destinasi wisata terutama wisata alam, sebab itu melalui festival film dokumenter kita upayakan syutingnya di lokasi-lokasi wisata," kata Ketua Parfi Provinsi Jambi, Mukhtadi Putra Nusa.

Menurutnya, objek-objek wisata di Jambi layak diperkenalkan di tingkat nasional, atau potensi wisata Jambi tidak kalah saing dengan wisata di daerah lain.

"Kita berkomitmen memperkenalkan pariwisata melalui film dokumenter. Sebab potensi wisata Jambi ini banyak sekali seperti Candi Muarojambi di Kabupaten Muarojambi dan objek wisata alam di Kabupaten Kerinci," katanya menjelaskan.

Di samping itu, Mukhtadi mengatakan Parfi berkomitmen melibatkan anak-anak Jambi dalam pembuatan film. Langkah itu juga sebagai upaya mengorbitkan anak-anak muda Jambi ke dunia perfilman nasional.

"Meski di Jambi sendiri belum ada rumah produksi, namun kita tetap berupaya anak-anak Jambi tembus di tingkat nasional," ujarnya.

Muhktadi juga mengungkapkan saat ini anggota Parfi Jambi sebanyak 80 orang. Pengurus katanya adalah orang-orang yang pernah menjadi bintang film.

Sementara terkait banyaknya artis yang tersandung kasus narkoba, Parfi Jambi kata Mukhtadi berencana menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi, dalam hal menyosialisasikan bahaya narkoba.

"Ini menjadi tantangan kita, dan ke depan Parfi bersama BNN akan mengumpulkan semua pengurus dan artis Jambi, dalam hal penyuluhan tentang bahaya narkoba tersebut," katanya menambahkan.

Seperti diketahui, Parfi Jambi bersama produksi film nasional baru saja meluncurkan film Jambi burjudul "Trif N Vlog" yang ditayangkan di seluruh bioskop Indonesia secara serentak.

Film tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Jambi karena lokasi syuting kental dengan aroma khas kehidupan masyarakat Jambi.

(ful)