MNC Sekuritas dan BEI Buka Galeri Investasi Syariah di STEBI Global
Monday, 16 April 2018
MNC Sekuritas dan BEI Buka Galeri Investasi Syariah di STEBI Global

BEKASI - Di era globalisasi, pasar modal dan saham masih memiliki sedikit peminat yang mau berinvestasi di bisnis tersebut. Hal ini menjadi perhatian serius sejumlah pihak, Bursa Efek Indonesia, MNC Sekuritas. Agar dapat diterima dengan luas, kedua lembaga tersebut terus membuka gerai investasi kali ini di STEBI Global Mulia Cikarang. Galeri Investasi Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) kali ini berlokasi  di Jalan Kampung Cibeureum Nomor 59, Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Tujuan utama peresmian galeri investasi syariah ini, adalah untuk meningkatkan minat masyarakat khususnya mahasiswa terhadap pasar modal dan bursa saham, yang diketahui tak kalah memberi keuntungan bagi pelakunya. Galeri ini nantinya dapat memberikan informasi seputar saham dan pasar modal, kepada masyarakat dan mahasiswa yang ingin memulai berkecimpung di bisnis saham.

"Permasalahan mendasar di masyarakat adalah, minimnya pengetahuan tentang pasar modal dan juga pasar bursa saham oleh para mahasiswa yang terdidik. Karena itu kami mengapresiasi dibukanya galeri investasi ini, sehingga bisa menjembatani informasi kepada masyarakat dan mahasiswa ke depan," kata Teguh Wibowo, Ketua STEBI Global Mulia Cikarang, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, keberadaan galeri tersebut akan sangat bermanfaat sebagai akses informasi dan membuka investasi di bursa saham. Para mahasiswa akan dibekali pengetahuan dan edukasi seputar usaha ini. Sehingga saat mereka telah matang dalam segi pengetahuan dan memiliki modal, mahasiswa dapat memulai untuk menjadi pengusaha di pasar modal dan bursa saham.

"Saya kira begitu mereka memiliki modal, akan cepat sekali melihat peluang ini dan bisa menjadi investor yang handal. Karena di zaman milenial seperti ini, banyak sekali sumber bisnis mencari uang, termasuk bursa efek seperti itu," ujar Teguh.

Fasilitas yang disediakan pihak STEBI Global Mulia Cikarang dalam menjembatani masyarakat dengan peluang berbisnis saham, adalah dengan memberikan kemudahan akses yang tersedia dalam galeri investasi.

Galeri ini juga turut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya BEI, MNC Sekuritas dan pihak perguruan tinggi. Seluruh pihak tersebut saling berkoordinasi dan memberikan kontribusi dalam masing-masing perannya.

"Berdasarkan data, kurang dari satu% masyarakat kita yang paham menjalankan bisnis ini. Sehingga dengan dikenalkannya galeri investasi sejak dini, saya punya keyakinan bahwa ini salah satu sektor yang sangat potensial untuk prospek ke depannya," paparnya.

Teguh mengklaim, galeri investasi syariah ini akan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan masyarakat yang ingin berbisnis investasi, sesuai dengan kapasitas keuangan masing-masing.

"Bahkan yang paling minim mereka bisa berinvestasi Rp 100 ribu. Saya kira untuk kantong mahasiswa cukup masuk. Persyaratannya sangat mudah sekali, cukup isi formulir dan dari pihak akan mengajukan," jelasnya.

Deni mengaku, peresmian galeri investasi syariah ini merupakan kali pertama oleh STEBI Global Mulia yang terletak di kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara.

"Kita punya 4 ribu industri lokal dan multi nasional di Indonesia. Satu perusahaan saja memiliki belasan ribu karyawan. Kita punya harapan besar, dengan dibukanya program ini semakin diterima oleh mahasiswa dan masyarakat," jelasnya.

Dengan potensi pasar yang luar biasa dan jumlah penduduk mencapai 260 juta, Deni optimis perkembangan bisnis saham ke depannya akan semakin maju. Terlebih bila mengingat pelaku pasar modal yang ada di Indonesia, hanya di kisaran satu% saja.

"Investor di pasar modal ini saya kira belum sampai satu%, sehingga potensial marketnya sangat luar biasa ketika dikembangkan. Saya kira prospek ke depan akan sangat luar biasa," tandasnya.

Sementara itu, Peneliti Senior Pengembangan Wilayah PT BEI, Harry Prasetyo mengatakan, peresmian galeri investasi syariah ini merupakan yang ke 51, dari 360 gerai yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi saya salut dan mengapresiasi Global Mulia yang sudah berinisiatif melakukan kerjasama bursa dan universitas membuka dan berniat untuk berinvestasi," katanya.

Harry mengaku, ketersediaan 360 galeri syariah di Indonesia merupakan salah satu strategi marketing untuk menarik minat para pebisnis muda, khususnya mahasiswa. Pihaknya berharap banyak investor baru yang mulai melirik bisnis saham.

"Kami tidak membuka hanya di gerai, tapi juga di tempat lain seperti pasar, perusahaan atau di organisasi lain. Itu strategi kami untuk mengembangkan investor. Tahun ini punya target hingga 400 gerai investasi," ujarnya.

Pendirian gerai investasi di berbagai wilayah kata dia, juga memberikan kesempatan bagi investor muda untuk bergabung menjadi bagian pasar modal Indonesia.

"Semakin banyak kaum muda, kaum intelektual dalam mahasiswa akademisi, maka semakin tertarik berminat untuk berinvestasi di pasar modal," paparnya.

Ditambahkan Head of Equity Retail PT MNC Sekuritas, Afen Tjhong mengatakan, mendirikan galeri investasi berbasis syariah di Indonesia adalah sebuah 'bonus' tersendiri, karena negara ini diketahui merupakan penduduk dengan mayoritas muslim terbesar di dunia.

"Artinya, penduduk muslim Indonesia bisa kita edukasi untuk berinvestasi melalui produk-produk gerai syariah," ungkapnya.

Menurutnya, masih belum banyak perusahaan sekuritas yang terjun di bisnis gerai syairah. Di Indonesia sendiri baru ada sekitar 12 sekuritas dengan sistem syariah.

"Dengan berdirinya galeri syariah di STEBI Global Mulia, maka akses menuju ke masyarakat lebih gampang lagi. Kita mencoba di tahun ini untuk gerai investasi baru khususnya syairah," paparnya.

Dengan banyaknya gerai investasi berbasis syariah, Afen berharap jumlah investor di Indonesia juga akan semakin bermunculan. Dengan demikian, nantinya para investor dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, yang mana selama ini pasar Indonesia banyak dikuasai oleh pihak asing, yakni sebesar 65%.

"Dengan sesering mungkin beredukasi di berbagai universitas kita akan dapat membuat akses untuk masyarakat mendapatkan informasi yang lebih gampang lagi mengenai berinvestasi syariah," pungkasnya.

(kmj)