KNPI: Statement Rocky Gerung Cederai Umat Beragama
Monday, 16 April 2018
KNPI: Statement Rocky Gerung Cederai Umat Beragama

JAKARTA - Pernyataan kontroversial Rocky Gerung yang menganggap ‘kitab suci itu fiksi’ terus mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat. 

Seperti diketahui, atas pernyataan kontroversi tersebut, Rocky dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (11/4/2018) kemarin oleh Ketua Cyber Indonesia, Permadi Arya alias Abu Janda dengan tuduhan dugaan ujaran kebencian. 

Terkait pelaporan tersebut, Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Sulawesi Tenggara, Umar Bonte menyatakan pihaknya juga sangat menyayangkan dan mengecam pernyataan Rocky Gerung.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung pelaporan atas Rocky Gerung, bagaimana bisa seorang akademisi yang bukan ahli bahasa mengatakan kitab suci itu fiksi. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia jelas menulis kitab suci adalah wahyu Tuhan yang dibukukan dan bukan fiksi atau khayalan seperti yang disampaikan Rocky," ujar Umar Bonte, Minggu (15/4).

“Rocky Gerung ini benar-benar bahlul, bisa-bisanya mendefinisikan kata fiksi menurut versinya sendiri, hal tersebut jelas tak hanya menistakan agama, tapi juga menistakan nilai-nilai kebangsaan yang diatur dalam Pancasila,” imbuh Umar Bonte.

Mewakili KNPI, dirinya sangat mengapresiasi pelaporan dan akan mengawal proses hukum atas Rocky Gerung dan meminta pihak kepolisian untuk menangkap Rocky.

"Saya khawatir jangan sampai justru rakyat yang menangkap beliau,” tambah Umar. (ANP)