Game Night yang Tak Main-Main
Tuesday, 13 March 2018
Game Night yang Tak Main-Main

Genre: Komedi 
Sutradara: John Francis Daley dan Jonathan Goldstein ("Vacation")
Pemain: Jason Bateman (the “Horrible Bosses” films, “Arrested Development,” “Ozark”), Rachel McAdams (Nominee Piala Oscar di “Spotlight,” “Dr. Strange”) 
Durasi: 1 jam 40 menit
Distributor: Warner Bros. Pictures
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 14 Maret 2018

 

 

Pasangan suami-istri Max dan Annie tergila-gila dengan games. Mulai dari kuis trivia, tebak kata, tebak gambar, monopoli, segala jenis permainan. 

Mereka tergabung dalam sekelompok teman, yang secara rutin bertemu pada akhir pekan untuk mengadakan malam permainan (game night). Rutinitas mereka menjadi makin menarik ketika saudara laki-laki Max, Brooks, melakukan game misteri pembunuhan, lengkap dengan penjahat dan agen federal bohong-bohongan. 

Masalahnya, ketika Brooks diculik, mereka mulai menyadari, peristiwa demi peristiwa yang terjadi bukanlah bagian dari permainan. Dengan persaingan yang memanas, mereka harus menyelesaikan misteri permainan sebelum berakhir dengan game over. 

 Di antara usaha memecah misteri permainan yang sebenarnya, Max dan Annie dihadapkan dengan kenyataan, rumah tangganya belum dikaruniai anak. Keduanya perlu memastikan apakah memiliki buah hati benar-benar menjadi keinginan sepasang kekasih tersebut, atau ada keinginan lain yang lebih besar.

Sementara problema sehari-hari juga terjadi di teman-teman Max dan Annie, di antaranya tentang perselingkuhan, pencarian jodoh, dan rivalitas antarsaudara.

Lewat adegan-adegan lucu dan dialog yang segar, "Game Night" memberikan alur serta twist menarik yang asyik diikuti sampai akhir bagi penonton dewasa muda. 

 


Tajam, cepat, dan terduga, komedi yang disajikan "Game Night" tampil dengan pendekatan fresh. Gambarnya diambil seperti action thriller sejak awal sampai akhir, agar penonton tidak hanya tertawa, tetapi juga menebak-nebak. 

Salah satu sutradara Jonathan Goldstein mengatakan, "Beberapa film favorit dibuat dengan gabungan beberapa genres, sehingga penonton tertawa sampai terengah-engah dalam satu adegan." 

Menurut Goldstein, komedi menjadi sangat bagus ketika tidak sesuai ekspektasi, sama dengan thriller yang baik. "Kami ingin mengajak penonton ke pola yang sudah dipikirkan sebelumnya, tetapi diarahkan ke pola lain yang tak terduga," tambah Goldstein. 

Sementara sutradara John Francis Daley mengungkapkan pentingnya mempertahankan ketegangan. "Kami menginginkan momen mengejutkan, dan memberi kami pendekatan yang lebih berseni dalam sinematografi, desain, pacing, casting, bahkan musik," tutur Daley. 

Menyiapkan film yang penuh kejutan, Daley ingin menjadikan "Game Night" sebagai perjalanan untuk penonton yang akan membuat tertawa, terkesiap, dan mungkin berefleksi sebentar. 
 

 

(MAR)