Pedoman Medis Terbaru dan Pertama, Hadir untuk Bantu Dokter Kecantikan Ciptakan Wajah Asia Proposional
Tuesday, 05 December 2017
Pedoman Medis Terbaru dan Pertama, Hadir untuk Bantu Dokter Kecantikan Ciptakan Wajah Asia Proposional

JAKARTA - Merz, sebagai penyedia teknologi perawatan kecantikan non-bedah ultrasound bernama Ulthera yang mampu mengangkat serta mengencangkan kulit dan telah lolos uji FDA, telah menobatkan Miya Alexa (Mitania Hendayani), seorang MC profesional berusia 32 tahun, sebagai wanita berwajah paling proporsional di antara 38 partisipan lainnya dari Indonesia. Merz Aesthetics juga telah meluncurkan sebuah pedoman medis terbaru dan pertama yang dapat membantudokter kecantikan membentuk wajah Asia proporsional dalam acara Pertemuan Tahunan ke-38, International Society for Dermatological Surgery (ISDS) 2017.

Perwakilan wajah paling proporsional di Indonesia, Miya Alexa (Mitania Hendayani) mengatakan, dalam ajang pencarian MAAT Golden Ratio ini, dirinya mengikuti beberapa rangkaian penghitungan mulai dari proporsi bentuk wajah dan bentuk estetikanya, dan akhirnya berhasil terpilih menjadi wanita Indonesia yang memiliki wajah cantik paling proporsional.
“Selain itu, saya juga dinyatakan memenuhi syarat utama yakni belum pernah melakukan perawatan khusus kecantikan seperti filler atau Botulinum toxin maupun operasi plastik,” katanya.

The “MAAT  Golden Ratio Search” merupakan ajang pencarian pertama di Asia Pasifk dengan tujuan (a) untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang proporsi dan daya tarik wajah dan (b) merupakan bagian dari ajang peluncuran pedoman medis pertama yang membahas pendekatan holistik perawatan kecantikan untuk membentuk wajah Asia yang proporsional. Ajang pencarian se-Asia ini merupakan upaya Merz mengaplikasikan sains dalam dunia kecantikan.

Ajang Pencarian MAAT Golden Ratio ini dilakukan di 11 negara dan menunjukkan bahwa wajah proprosional tidak memandang suku ataupun batas geografis. Ajang pencarian ini diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

“The ‘MAAT Golden Ratio Search’ menggunakan ilmu pengukuran dan memberikan pemahaman bahwa bentuk wajah proporsional merupakan bagian dari kecantikan. Wanita yang memahami proporsi dan bentuk wajahnya akan mampu menyesuaikan penampilan sehingga cocok dengan diri sendiri dan mampu tampil percaya diri”, ujar Marketing Manager Merz Indonesia, Hansen Gandhi.

Di Indonesia, ajang Pencarian Golden Ratio ini diadakan selama tiga bulan dan ditutup pada tanggal 30 September 2017 lalu. Dari 38 partisipan Indonesia berusia antara 21-58 tahun, ditemukan bahwa bentuk wajah oval (70%), persegi (5%), bulat (8%), segitiga terbalik (3%) dan oblong/lonjong (3%)  merupakan wajah yang paling umum. Sedangkan di antara 3.000 partisipan Asia Pasifik berusia antara 21-64 tahun, ditemukan bahwa bentuk wajah oval (67%), persegi (13%), bulat (9%), segitiga terbalik (7%), dan oblong/ lonjong (5%) . “Ajang pencarian ini mengukur wajah peserta berdasarkan golden ratio (proporsi panjang dan lebar wajah), proporsi horisontal wajah, dan proporsi simetri wajah untuk menemukan wajah yang paling proporsional. Hasilnya, wajah yang dinilai paling proporsional memiliki bentuk oval,”tambah Hansen Gandhi.

Para dokter kecantikan berkesimpulan bahwa bentuk wajah oval merupakan yang paling ideal untuk wanita Asia. Untuk itu, pedoman medis terbaru dan pertama dari Merz diharapkan dapat membantu dokter kecantikan membentuk wajah Asia proposional. Buku pedoman tersebut berisikan rekomendasi cara-cara terbaik untuk membentuk wajah dan beragam perawatan kecantikan untuk mengubah wajah bagian atas, tengah, dan bawah, termasuk strategi-strategi dalam menciptakan wajah Asia yang berbentuk oval. Buku pedoman tersebut juga berisikan tentang beragam prosedur enhancement (memperbesar), restoration (pemulihan), dan beautification (mempercantik) yang tepat untuk wajah Asia.

“Agar para dokter kecantikan mampu memberikan hasil yang optimal, perlu dilakukan perawatan yang menggabungkan beberapa terapi kecantikan. Pedoman medis yang sudah ada saat ini lebih banyak fokus pada perawatan kecantikan untuk pasien Kaukasia .  Sedangkan, jumlah pedoman yang membahas secara detil mengenai perawatan kecantikan, rekomendasi, dan prosedur pengubahan bentuk wajah yang cocok untuk pasien Asia khususnya Indonesia agar mendapatkan bentuk wajah oval yang ideal masih sangat sedikit.Tentunya, dokter kecantikan di Indonesia perlu memahami anatomi dan karakterisktik wajah wanita Asia agar dapat memberikan rekomendasi yang cocok,” ujar dr. Kevin Maharis, salah satu juri dari Indonesia dalam ajang “MAAT2 Golden Ratio Search”.

Berdasarkan pedoman medis baru dan pertama tersebut, wajah Asia yang ideal adalah wajah yang berbentuk oval. Beberapa metode perawatan dapat dilakukan untuk membentuk wajah oval berdasarkan anatomi dan karakteristik wajah pasien.

Dibutuhkan sekitar dua minggu setelah perawatan pertama agar wajah dapat berbentuk menjadi oval. Efek perawatan dapat bertahan hingga 1 tahun.

Di Asia,  banyak pasien yang mulai melakukan perawatan kecantikan sejak masih muda. Mayoritas melakukan perawatan untuk mengubah, mempercantik, atau memperbaiki bagian wajah yang dianggap kurang proposional . “Pasien Kaukasia biasanya melakukan perawatan wajah agar tampil lebih muda atau menghilangkan masalah yang muncul akibat penuaan. Ini tentunya akan menjadi tantangan apabila para dokter kecantikan menangani pasien Asia, sebab beda bentuk wajah beda pula masalah dan rekomendasi perawatan yang perlu diberikan kepada pasien. Itulah sebabnya buku pedoman wajah proporsional yang berisikan rekomendasi perawatan dan terapi kecantikan khusus ditujukan kepada wanita Asia ini akan sangat membantu para dokter kecantikan untuk membentuk wajah yang proporsional di Asia,’ tambah dr. Kevin Maharis.

Pakar kecantikan dan juga juri dari Indonesia dalam ajang “MAAT2 Golden Ratio Search”, Affi Assegaf menambahkan, penting bagi seorang pasien untuk mengetahui dan mengerti bentuk wajah yang proporsional, sehingga dapat terjadi diskusi yang baik antara kita sebagai wanita yang terkadang memiliki ekspektasi sendiri dan juga saran dari dokter kecantikan yang akan memberikan perawatan untuk mencapai hasil yang terbaik. "Selain itu, dengan adanya pedoman medis terbaru dan pertama dari Merz juga akan dapat membantu wanita-wanita Indonesia untuk mendapatkanbentuk wajah yang proposional, sehingga dapat lebih tampil percaya diri,” katanya. (ANP)