Keindahan Puncak B29 Lumajang Bagaikan Negeri Di Atas Awan
Monday, 13 November 2017
Keindahan Puncak B29 Lumajang Bagaikan Negeri Di Atas Awan

LUMAJANG – Keindahan alam Indonesia memang mempesona. Tak heran jutaan wisatawan mancanegara lebih memilih Indonesia untuk menikmati kecantikan alamnya yang tak tertandingi. Ribuan destinasi wisata alam menjadi pilihan yang disuguhkan.

Salah satu objek wisata alam di Indonesia yang sungguh mengagumkan adalah Puncak B29 Lumajang yang terkenal dengan sebutan “Negeri Di Atas Awan”.  Dari puncak bukit ini kita bisa melihat hamparan lautan awan putih dan kita bisa menikmati sensasi seperti sedang berada diatas awan. Tentunya sungguh sangat menyenangkan jika sedang berada ditempat ini. Jika sempat menginap, wisatawan juga akan disuguhi pemandangan sunset dan sunrise yang tak kalah indahnya jika dibandingkan dengan sunrise gunung bromo.

Puncak B29 Lumajang merupakan destinasi wisata alam baru di Jawa Timur. Anda yang hobi mengunjungi lokasi-lokasi wisata alam harus mampir ke puncak b29 ini. Pemandangan alam yang memukau serta trek perjalanan yang berkelok kelok akan memicu adrenalin sekaligus kekaguman pada penciptaan yang kuasa.

Sebenarnya letak puncak B29 Lumajang ini berdekatan dengan Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Lokasinya berada di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dan sebagian besar penduduk dari Desa Argosari tersebut merupakan asli Suku Tengger. Ketinggian puncak B29 lebih tinggi dari gunung bromo, yaitu 2900 mdpl dan sedangkan gunung bromo hanya 2393 mdpl. Baik puncak B2, gunung bromo dan gunung semeru, semua masuk dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Ada 2 versi tentang penamaan B29 ini. Versi yang pertama adalah huruf B berarti Bukit dan angka 29 merupakan nomor urutan dari jumlah bukit disana. Versi yang kedua adalah penduduk sekitar menyebutnya “puncak songolikur” (dua sembilan, jawa) karena ketinggiannya 2900 mdpl. Terlepas dari asal-usul penamaan tersebut, yang pasti puncak indah nan anggun ini sungguh sangat sayang untuk dilewatkan jika Anda sedang melakukan perjalanan wisata ke propinsi Jawa Timur.

Destinasi wisata anda ke jawa timur kini bertambah, Puncak B29 Lumajang. Lokasi wisata yang satu ini merupakan lereng gunung dengan ketinggian 2900 meter diatas permukaan laut. Puncak b29 dikenal juga dengan puncak argosari. Puncak ini merupakan puncak yang paling tinggi di kawasan gunung bromo. Pemandangan yang indah ditambah udara yang dingin serta hamparan vegetasi khas gunung dan savanna menjadi pemandangan yang menarik di lokasi wisata yang satu ini. Rute menuju lokasi wisata ini akan menantang anda. Dengan jalur yang berkelok dan berliku sepanjang perjalanan akan memicu adrenalin.

Keindahan puncak b29 lumajang ini dari view yang bisa dilihat saat berada di puncak. Anda akan melihat dua pemandangan yang sangat menakjubkan di lokasi ini. Di lokasi kawasan puncak b29 ini dibagi menjadi dua kawasan yaitu kawasan perkebunan argosari yang membentuk barisan pegunungan mahameru serta puncak dan kalderanya yang sangat terkenal yaitu pasir bromo. Tak hanya itu sunrise dan sunset juga menjadi suguhan pemandangan alam yang sangat indah untuk disaksikan di lokasi ini. Sekali sapu pandangan, anda akan melihat keindahan Tosari Pasuruan, Sukapura Probolinggo dari puncak bukit.

Kegiatan wisata di puncak b29 lumajang tidak hanya menikmati keindahan alam dari puncak tersebut. Kamu juga bisa melakukan kegiatan wisata lain seperti camping atau melakukan pendakian hingga ke ranupane hingga ke puncak semeru. Tak hanya itu di dekat lokasi wisata puncak ini juga ada wisata alam seperti air terjun dan camping di lokasi wisata. Buktikan sendiri bagaimana keindahan puncak dan pemandangan alam disana akan memikat anda.

Puncak B29 juga cocok dijadikan tempat camping. Anda bisa mendirikan tenda dan menikmati sensasi dingin dalam pelukan kabut di bukit ini. Ada beberapa warung milik warga setempat di sekitar puncak, namun untuk toilet masih belum ada karena masih dalam tahap pembangunan.

Pemandangan di Puncak B29 ini sungguh sangat cantik. Dari atas kita bisa melihat awan yang menari-nari yang tepat berada di bawah pandangan mata. Gugusan perbukitan yang berjejer rapi seperti gunung semeru, gunung bromo, gunung batok, pasir berbisik, padang savana dan cemoro lawang seolah-olah menegaskan bahwa kita memang sedang berada di Negeri Diatas Awan.

Ada kisah legenda yang menyelimuti seputar area puncak B29. Hal ini diungkapkan oleh Edi Prakoso, selaku tour guide dalam kunjungan ke puncak B29 dalam acara "Sosialisai Pemasaran Mancanegara Pada Media Nasional".

"Iya disebutkan konon katanya, menurut keyakinan mereka, orang-orang sekitar. Lereng ini dijaga oleh tiga ksatria, yaitu tiga putra dari Roro Anteng dan Jaka Seger. Mereka kan punya anak kurang lebih 25, nah tiga di antaranya yakni Joko Noto, Joko Niti dan Eyang Sapu Jagad lah yang menjaga lereng ini," papar Edie.

Hal di atas sekaligus menjelaskan, mengapa di area puncak B29 terdapat dua buah bangunan seperti rumah kecil dengan pura kecil untuk sembahyang yang melambangkan Joko Noto dan Joko Niti. Di mana, para masyarakat sekitar akan berkunjung untuk ritual sembahyang di kedua tempat ini untuk berdoa sebelum melaksanakan acara-acara penting

Masih di sekitar area puncak B29 juga, para wisatawan yang datang berkunjung juga bisa melihat masjid Jabal Nur yang diklaim sebagai masjid tertinggi di pulau Jawa dengan letaknya yang berada di lereng gunung Semeru dan gunung Bromo.

Sementara itu, untuk perihal akomodasi. Keindahan pesona dari puncak B29 ini bisa dilihat dengan menggunakan kendaraan mobil dan ojek motor. Di mana kendaraan mobil bisa digunakan hingga di titik rest area satu, baru kemudian dilanjutkan oleh ojek motor untuk menempuh sekitar dua kilometer jalanan menanjak yang memang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. (ANP)